• header
  • header

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN

NPSN : 10700972

Jl.Kayu Kunyit Kec.Manna Kab.Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu


[email protected]

TLP : 082291633475


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 97854
Pengunjung : 50836
Hari ini : 26
Hits hari ini : 95
Member Online : 0
IP : 216.73.217.105
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Komisi III DPR Soroti Kualitas Pendidikan Tanah Air




Komisi III DPR menyoroti pernyataan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, yang menyebut korupsi di bidang pendidikan sangat memprihatinkan merujuk pada banyaknya temuan kasus korupsi di beberapa universitas. Bahkan hal itu terjadi mulai dari proses perekrutan sampai kebiasaan buruk seperti menyontek.


Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyayangkan lembaga pendidikan justru melakukan penyelewengan yang sangat mencederai rasa kejujuran. Ia pun tidak heran jika pendidikan di Indonesia tertinggal. “Lembaga pendidikan seharusnya menjadi harapan besar bangsa dalam mengajarkan pendidikan antikorupsi kepada para generasi penerus. Kenyataan temuan kasus korupsi di ranah pendidikan ini amat disayangkan. Tak heran pendidikan kita tertinggal, karena pendidikannya banyak dikorup,” kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (11/10/2022)


Menurutnya, hal ini perlu dilakukan revolusi mental bagi semua pihak di lembaga pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini. Karena pembentukan karakter dan transfer ilmu adalah hal utama dalam pendidikan nasional.


“Perlunya revolusi mental dari semua pihak di lembaga pendidikan untuk menyelesaikan masalah ini. Sadari bahwa di sana ada proses pembentukan karakter dan transfer ilmu pengetahuan yang jauh lebih besar, yaitu menyangkut nasib dan masa depan bangsa. Jika lembaga pendidikannya saja sudah memberi contoh buruk, saya khawatir dengan kualitas pendidikan kita,” ujarnya.


Dengan demikian, Sahroni meminta agar proses perekrutan dibuat dengan adil dan bukan berdasarkan kedekatan, atau yang punya uang saja yang bisa mengeyam pendidikan dengan baik.


“Proses rekrutmen buat seadil-adilnya sesuai dengan prosedur yang ada. Jangan sampai mereka yang punya kedekatan yang bisa masuk, mereka yang punya uang yang bisa belajar, ini sangat tidak adil,” tandasnya.


 


Sumber : SINDOnews.com


Untuk selengkapnya kunjungi:
https://nasional.sindonews.com/read/909617/13/banyak-dikorupsi-komisi-iii-dpr-soroti-kualitas-pendidikan-tanah-air-1665479446


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas